Misterius Guy (?)

Dia nyata, tapi semu
Dia ada, tapi tersembunyi
Dia tersenyum, tapi hampa
Dia tidak pergi, tapi jauh
Dia cerewet, tapi tenang
Dia diam, tapi menyampaikan
Dia mendengar, tapi tak berkomentar
Dia tidak populer, tapi bersinar
Dia sendiri, tapi tak kesepian
Dia tidak peduli, tapi tak mengabaikan
Dia tahu, tapi tak menceritakan
Dia petunjuk, tapi bukan kompas
Dia hidup, tapi tak bernyawa
Dia mengenal, tapi tak jauh
Dia merahasiakan, tapi menunggu untuk jawaban yang benar
Dia menyenangkan sekaligus menyakitkan

Ya, dia ada karena aku melihatnya, Dia nyata karena aku bersamanya

Dia terlihat sama. Nakal, bermasalah, egois, sarkatis, menyakitkan. Tapi satu yang selalu ia sisihkan. Yaitu kepercayaan. Dia berbeda.

Kalian tak akan percaya, karena aku juga begitu sebelum mengenlnya. Kalian tahu tapi tak mengerti tentang dia. Kalian tak bisa menilai sebelum kalian berbicara dengannya. Karena dia jauh dari perkiraan.

Dia menyenangkan dan bisa membawamu terbang setinggi yang ia mau. Tapi dia juga bisa menjatuhkanmu begitu saja saat kau mengecewakannya. Kau akan merasa sakitnya ketika kau mengerti itu, karena dia tak akan bilang apa kesalahanmu sebelum kau menyadari, bahkan kau bisa merasa jauh lebih sakit ketika kau sadar dia tega dan seperti itu karena kesalahan yang kau perbuat sendiri.

Aku telah merasakannya. Dan saat aku sadar, dia kembali menjatuhkan batu besar sebelum aku dapat bangkit dari jatuhku.

Luka ini masih menganga begitu lebar tapi ia malah kembali menaburinya dengan perasan jeruk nipis.

Kata perih tak bisa menggambarkan perasaanku,
Sangat perih pun sepertinya belum sepadan.
Karena ini perih sangat teramat perih, dan benar-benar perih

Dia laki-laki misterius itu yang melakukannya.


Echa P. Reza

Komentar